Sudah Tahu? Ini Sejarah Desain Grafis

Desain grafis memiliki sejarah yang menarik. Seperti yang kita tahu bahwa saat ini desain grafis sangat populer bukan hanya sebagai hobi akan tetapi juga bisa menjadi sebuah pekerjaan. Banyak orang yang membutuhkan jasa desain grafis untuk berbagai macam keperluan.

Anda perlu mengetahui tentang sejarah desain grafis agar semakin paham bagaimana awal mula desain grafis hingga kita kenal seperti sekarang.

Sejarah Desain Grafis Sejalan dengan Perkembangan Seni Rupa

Membahas mengenai sejarah desain grafis memang tidak akan pernah lepas dari sejarah seni rupa. Desain grafis erat kaitanya dengan seni rupa karena dahulu sebelum ada teknologi, seni rupa sudah ada sejak lama.

Terdapat sebuah produk seni rupa pertama yang diperkirakan dari Prancis yang berusia kurang lebih 15000 tahun sebelum Masehi.

Pada masa itu ditemukan juga sebuah simbol yang disebut dengan ideogram. Bentuk simbol-simbol tersebut akhirnya pada saat ini digunakan sebagai aksara.

Ada banyak tokoh yang memiliki peran penting terhadap perkembangan sejarah desain grafis. Salah satu tokoh yang sangat berpengaruh yaitu Henry Cole. Tokoh yang satu ini merupakan tokoh dari Inggris yang sangat berpengaruh terhadap pendidikan yang ada di sana.

Salah satu karya yang sangat mempengaruhi sejarah desain grafis yaitu buku yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Di dalam buku tersebut disebutkan mengenai desain grafis serta berbagai macam informasi tentang teknologi industri.

Pada tahun sekitar 1891 terdapat karya yang berupa novel desain grafis yang dibuat oleh komunitas seni dan kerajinan. Novel tersebut diterbitkan oleh percetakan yang disebut William Morris Kelmscott. Novel tersebut akhirnya mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan desain grafis hingga abad ke 20.

Pada tahun 1922 desain grafis semakin dikenal dan banyak buku yang menyebutkan kata desain grafis. Beberapa essai dan buku mengenai desain grafis semakin banyak dicetak mulai dari esai ” New Kind of Printing Calls for New Design” , ”Raffes Graphic Design” dan lain sebagainya.

Setelah banyak muncul buku-buku mengenakan tentu semakin banyak orang yang mengenal tentang apa itu desain grafis. Pada tahun 1916 juga sudah terdapat produk desain grafis yang dibuat oleh Edward Johnston berupa huruf-huruf dengan desain klasik.

Sejarah Desain Grafis di Uni Soviet

Di Uni Soviet terdapat pandangan bahwa seni yang memiliki orientasi manusia tidak terlalu memberikan faedah dalam kehidupan. Sekitar tahun 1920 sudah semakin banyak karya desain grafis yang berupa logo, pakaian, poster, kain dan berbagai macam desain menarik.

Desain Grafis di Masa Setelah Perang Dunia II

Dalam ilmu desain grafis di tahun 1928 terdapat peinsip tentang tipografi dasar. Buku-buku tentang tipografi juga semakin banyak dan berpengaruh terhadap perkembangan desain grafis.

Salah satu buku yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu desain grafis adalah New Typography.

Bahkan semakin banyak tokoh yang sangat ahli dalam desain grafis pada masa itu yang menjadi pelopor penggunaan desain grafis dalam kehidupan. Beberapa tokoh tipografi yang populer dalam sejarah desain grafis antara lain adalah Tschichold, Herbert Bayer, Bauhaus dan tokoh ternama lainnya.

Memasuki abad ke 20 perkembangan desain grafis semakin pesat. Banyak orang yang mulai menerapkan ilmu ini dalam berbagai bidang. Setelah perang dunia 2, masyarakat banyak yang mulai membuat iklan dan desain kemasan.

Hingga saat ini desain grafis semakin banyak dibutuhkan seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat serta perkembangan teknologi. Saking pesatnya perkembangan desain grafis akhirnya muncul kritik dari komunitas desain.

Kritik tersebut dibuat dalam bentuk majalah yang berjudul First Things First manifesto yang diterbitkan 1964 dan  1999.

Sejarah desain grafis memang cukup panjang. Semoga informasi ini dapat menginspirasi Anda.

Leave a Reply